KISAH PENDIDIKAN DASAR MILITER ( episode 1 )

peralatan militer

 

KISAH PENDIDIKAN DASAR MILITER

 

Salam sejahtera bagi para pengunjung sekaligus pembaca setia Blog ku..

Dalam Postingan ku kali ini aku akan bercerita tentang masa masa sulit yang sayalalui ketika ditempa untuk menjadi seorang prajurit tentara nasional indonesia,

Saya bilang masa masa sulit karena memang masa masa itu begitu sulit untuk dilewati. Tidak semua orang mampu melewati rintangan tempaan militer hanya orang orang yang yang bertekad bulat dan punya keteguhan untuk menjadi seorang tentara. Terbukti dari beberapa prajurit siswa banyak yang melarikan diri dari pendidikan dasar militer, hal tersebut karena mereka tidak punya kemauan dan keteguhan untuk menjadi seorang tentara. Prajurit Siswa adalah nama sebutan bagi calon calon tentara yang sedang dididik di Pusdik Militer untuk menjadi seoarng tentara aktif, setelah melewati seleksi seleksi pendaftaran calon TNI di akhir seleksi para calon siswa akan melaksanakan Sidang panitia penentuan akhir atau sering kita dengar PANTUKHIR, tahap inilah tahap penentu, panglima kodam akan hadir dalam sidang ini, calon siswa akan dilihat, hasil nilai seleksi dipadukan dengan postur tubuh calon prajurit siswa apakah layak untuk menjadi seoarang prajurit TNI ataukah tidak. Setelah dinyatakan lolos, baru calon siswa akan digiring menuju kawah candradimuka medan penempaan untuk menjadi seorang prajurit sejati, TAKUT adalah perasaan wajar yang akan dirasakan para calon siswa ketika memasuki gerbang gapura pusdik. Namun tak sedikit juga ada beberapa calon siswa justru senang dan merasa bangga ketika memasuki gapura kesatrian sekolah calon prajurit ini. Cita cita yang sangat di idam idam kan yang sangat diimpi impikan akhirnya bisa terwujud untuk Menjadi seorang prajurit tentara nasional indonesia. Pastinya begitu bahagia dan sangat membanggakan. Sama halnya saya waktu itu setelah 6 kali saya gagal mengikuti seleksi seleksi masuk TNI akhirnya bisa kesampaian juga saya menjadi seorang tentara.. sangat bahagia memang tapi disamping kebahagiaan itu ada sedikit kesedihan juga.. walaupun kesedihan itu satu banding sepuluh dibanding kebahagiaanya, kesedihan yang saya maksud tsb adalah sedih harus meninggalkan orang tua, pisah untuk sementara waktu… apalagi pacar… ahhh beraaat sekali rasanya untuk meninggalkan kekasih apalagi waktu itu aku baru saja satu bulan jadian sama pacarku. Wah perasaanku waktu itu campur aduk, tapi walau bagaimanapun harus dijalani, kuncinya adalah saling percaya dan saling setia heheehe… hari pertama masuk di kesatrian diksar prajurit ( kesatrian pendidikan dasar prajurit ) para prajurit siswa akan dibagikan kaporlap ( perlengkapan perorangan lapangan ) dan langsung dipakai setelah menerima kaporlap tersebut, pakaian pakaian asesoris sipil semuanya ditanggalkan, oh iya lupa sebelum masuk kesatrian diksar prajurit, semua calon siswa wajib gundul tak ada rambut tersisa, lucu rasanya kalau saya ingat waktu saya gundul dulu. setelah kaporlap dibagikan satu persatu perlengkapan militer dikenakan, mulanya para prajurit siswa gak ada yang bisa memakai perlengkapan tersebut maklumlah kami masih awam waktu, baju loreng, celana loreng, kaos loreng,sepatu PDL ,Draghriem, Kopel, Helm Siswa, Ransel, celana dalam, kaos kaki, semir , sikat semir, sepatu kat, dan perlengkapan lainya, pertama kali kami memakai sepatu PDL tentunya banyak dari kami yang tidak bisa, disitu ada pelatih yang membimbing kami menggunakan perlengkapan perlengkapan tersebut , bagiamana cara menali sepatu ala militer, bagaimana memasang kopel, bagaimana cara memasang dragriem. Bagaimana memasang draghriem ke kopel teerus dipasangkan ke ransel, semua diajarin sampai bisa, jangan kalian bayangkan kami diajarin seperti anak SMA ditunjukan diperagakan atau di didatangin satu persatu mana yang kurang jelas, sejak kami menginjakan kaki di tanah kesatrian candradimuka pendidikan dasar prajurit, kami sudah dituntut untuk menyesuaikan kehidupan militer, disiplin tegas rajin dan rapi, jadi gak ada diantara kami yang elek elek kan kami memperhatikan semua arahan pelatih sekali diarahkan kami harus tanggap dan sigap, setelah kami bisa memakai perlengkapan kami digiring menuju Barak tempat tidur, disana kami dibagi tempat tidur satu satu sesuai nomor urut helm yang kami terima, tugas kami selanjutnya adalah menata tempat tidur serapi mungkin menata barang barang perlengkapan di almari yang sudah ada disamping tempat tidur kami, oh… lega bisa tiduran.. eitss siapa bilang lega, enak sekali bilang lega, semudah itukah menjadi seorang prajurit siswa. Kegiatan masih berlanjut sampai tengah malam.. kegiatan kegiatan penuh kenangan yang tak akan pernah aku lupakan sepanjang hidupku… kenangan pertama masuk menjadi seorang tentara nasional indonesia. Hee cerita saya cut sampai disini dulu ya… dah malam ngantukk… ntar tak sambung lagi di kisah pendidikan dasar militer episode 2……

 

Salam

Adit setiawan

About these ads

About adit_setiawan

AKU SEORANG TENTARA YANG GAGAH BERANI

Posted on 15 Mei 2012, in military and tagged . Bookmark the permalink. 32 Komentar.

  1. terimakasih kawan..akun blog anda telah membangkitkan semangat saya…

  2. Rierien Yurindi

    iNgat akan adek Qu

  3. @BANGKIT….

    sama sama kawan.. semoga cerita saya bisa menjadi penyemangat untuk melangkah kedepan

  4. Reblogged this on TOMUAN CHEATER and commented:
    HEBAT KAMU UCOOOKKK

  5. jadi ingat kodiklatdam VII/Dip
    waktu di didik secaba wamil angkatan pertama.

  6. Makasi byk bro . . .aku makin ngerti ni

  7. it’s nice to read ur experience in each step yours.. :)

  8. saya juga pasti bisa!!!

  9. terima kasih sobat, TB apa bisa di maklum sob misal TB 163 cm.

  10. untuk yang menggunakan ijazah saRjana persyaratanx gimana?

  11. pak cara mengambil nomornya gimana yah ??
    mohon bantuannya yang tau

  12. pas gundulinnya massal di lapangan ato di luar ruangan pak? terus pas pake kaporlap rame2 di luar gitu,(maaf) telanjang dong? maaf klo banyak tanya, penasaran

  13. mas bagimana aku ni ado bakat di atas alis mata masih boleh aku masuk tni….

    mohon komen ya pak…

  14. sasro lumban gaol

    ijin nanya mas ,,
    kalau masalah gigi grahamnya udah ada yang copot bagai mana? apa masih bisa lulus jika kriteria lainnya memnuhi?
    TERIMA KASIH

  1. Ping-balik: aku sebagai prajurit siswa terbaik….. « SERDADU TANGGUH BERJIWA PATRIOTIS…..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.474 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: