KISAH PENDIDIKAN DASAR MILITER episode ke-4

KISAH PENDIDIKAN DASAR MILITER ( TNI AD ) EPISODE –4
Salam sejahtera untuk sahabat pengunjung Blog saya…
Dalam postingan saya kali ini saya ingin melanjutkan cerita saya tentang kisah pendidikan dasar militer episode yang keempat. Dalam sebuah istitusi militer ketentaraan seperti TNI AD, TNI AU, TNI AL, ataupun Institusi Kepolisian semuanya pasti ada pendidikan dasar awal masuk / rekrutmen. Tak Cuma itu di institusi-institusi sipil pun juga ada pendidikan dasar. Tentunya yang membedakan adalah materi kurikulum dan metode pendidikanya. Seperti hal nya pendidikan dasar tentara tentunya materinya yang diajarkan adalah tentang pertahanan meliputi pertahanan diri sampai pertahanan Negara, sedangkan pendidikan dasar polisi tentunya secara garis besarnya diajarkan tentang keamanan dan ketertiban sesuai dengan tugas pokok polisi.

Dalam episode ini saya gak bisa menceritakan kegiatan kegiatan spesifik dalam pendidikan TNI karena sebagaimana dalam SUMPAH PRAJURIT nomor ke 5 berbunyi MEMEGANG SEGALA RAHASIA TENTARA SEKERAS KERASNYA. Maka dari itu saya tidak bisa menceritakan secara spesifik.

Dalam kisah episode satu sampai ketiga yang sudah saya posting kemarin sudah saya ceritakan bahwa dari awal masuk , pemberian kaporlap, pengenalan pelatih, pembukaaan upacara sampai candradimuka 3 hari. Kali ini saya akan melanjutkan certia saya bagaimana suasanya pendidikan di awal bulan pertama.

Setelah melaksanakan upacara penutupan candradimuka maka sudah resmilah kami menjadi prajurit siswa TNI, atau PRASIS. Dalam melaksanakan pendidikan kami diatur dalam aturan baku dan tertata, seperti halnya jadwal pelajaran, rutinitas apel pagi, kemudian proses belajar dikelas atau belajar dilapangan, semua sudah diatur sebagai mana mestinya. Bahkan rutinitas makan, tidur dan mandi pun sudah di atur. Dalam proses kegiatan kami sudah diatur dalam tiap tiap kompi,

Diawal pendidikan saya sangat mengebu-ngebu sekali untuk selalu mengikuti setiap materi materi yang diajarkan oleh setiap pelatih. Yang mendorong saya untuk benar benar semangat adalah nasehat ibu saya waktu saya mau masuk pendidikan. Nasehat ibu begitu menggugah semangat saya. Sangat trenyuh sekali kala itu hingga tak terasa saya bisa netes air mata,
“le.. aku arep omong setitik kanggo siro, siro saiki iseh dadi anake bapak lan ibu, nanging sesuk siro wes dadi anake negoro, lakoni pendidikane kanti seneng, ojo kemrungsung , ora sah mikir omah, keluarga melu seneng yen siro berhasil dadi tentara”
Kalau di bahasa indonesiakan “nak.. saya mau berbicara sedikit untuk kamu, kamu sekarang masih jadi anak bapak dan ibu, tetapi besok kamu sudah jadi anaknya Negara, jalani pendidikan dengan senang, jangan resah, tidak usah mikirkan rumah, keluarga ikut senang kalau kamu berhasil menjadi seorang tentara”
Nasehat itulah yang benar benar mebukakan mata saya lebar lebar dan mengetuk hati saya dalam dalam bahwasanya saya jadi tentara itu tidak Cuma saya yang mengharapkan tetapi ibu saya bapak saya dan keluarga saya … semuanya mengharapkan keberhasilan saya… maka dari itulah saya sangat berusaha semangat dalam setiap melaksanakan pendidikan dasar militer.

Dalam kegiatan keseharian selalu full dan begitu melelahkan, dalam rasa lelah itu terkadang membuat saya enggan dan malas dalam mengikuti kegiatan, namun saya berusaha mengalahkan semua hal hal negative yang mebuat saya malas. Termasuk dalam proses belajar di kelas, dalam kondisi lelah tentunya akan membuat kita ngantuk dan membosankan. Entah dorongan semangat apa kala itu saya selalu berusaha 100 persen mengikuti setiap materi materi pendidikan.

Dalam pendidikan prajurit siswa tidak dibiarkan begitu saja. Dalam keseharian setiap para siswa di nilai dan perhatikan oleh para Pembina dan pelatih, serta diukur perkembangan ilmu yang diterima selama proses penempaan, kategori penilaian itu dibagi menjadi tiga yaitu aspek kepribadian, akademik, dan jasmani, nahhhhh… di akhir bulan tiap tiap bulan para pelatih menganugerahkan penghargaan bagi siswa-siswa terbaik sesuai aspek kepribadian, akademik, dan jasmani, berarti nantinya ada 3 orang berprestasi yang akan menerima penghargaan tiap akhir bulan, di tiap tiap bulan.

Pada saat saya sedang mengikuti materi dilapangan, Danki saya memanggil saya dan teman saya lain pleton untuk menghadap Danki, teman saya itu namanya BINTON MALAU. Saya dan Binton lari menuju tempat danki, didepan danki kami melaksanakan tatacara menghadap dan melapor ke danki minta petunjuk untuk apa kami dipanggil. Saat itu danki bilang “ADIT sama BINTON nanti malam kamu persiapkan baju yang baru, besok pagi upacara kamu memakai baju baru, untuk menerima penghargaan prestasi, ADIT kamu mendapat penghargaan terbaik AKADEMIK untuk bulan ini dan kamu BINTON kamu mendapat penghargaan JASMANI untuk bulan ini “

Kayak disamber petir disiang bolong… gilaaaaaa masak saya bisa meraih prestasi diawal pendidikan padahal menurut saya diantara 200 orang prajurit siswa tentu ada yang lebih baik dari saya. Mungkin ini hasil jerih payahku selama ini karena semangatku dalam setiap mengikuti materi-materi yang diajarkan oleh para pebina dan pelatih. DIpagi harinya Upacara pun dimulai dan saya dengan 2 orang teman saya menerima penghargaan itu. Bangga dan bahagia sekali saya merasakanya. Ingin sekali saya berteriak “ IBU… aku bisa meraih prestasi seperti yang ibu harapkan” ini memang bukan prestasi yang besar tapi bagi kami sebagai prajurit siswa prestasi ini sangat bergengsi dan tentunya sangat membanggakan.

Para pembaca setia blog saya… terimaka kasih sudah mau berkunjung dan mau membaca sedikit cerita saya. Postingan saya kali ini saya kira cukup sekian dulu ya.. nanti saya sambung lagi di episode selanjutnya.

Sekedar mengingat prestasi pendidikan dasar bulan ke 1
Prestasi AKADEMIK = prajurit siswa ADIT SETIAWAN
Prestasi JASMANI = prajurit siswa BINTON MALAU
Prestasi KEPRIBADIAN = prajuri siswa GALIH
tnii

CORP-CORP KECABANGAN DI SATUAN TNI ANGKATAN DARAT

1. INFANTERI

Menyelenggarakan pertempuran jarak dekat, biasa di sebut pasukan jalan kaki, pasukan Infanteri bergerak dan mobile didaerah vital barisan depan pertempuan, bergerilya didalam hutan untuk tameng utama sekaligus penghancur utama musuh. pasukan infanteri memiliki kemampuan handal sekaligus berperan paling utama dalam pertempuran

2. KAVALERI

Menyelenggarakan pertempuran darat dengan daya gerak, daya tembak , daya kejut dan atau lindung lapis baja, pasukan kavaleri bergerak menggunakan kendaraan lapis baja, mengoperasikan TANK dan PANSER membantu pasukan Infanteri menggempur lawan melumpuhkan musuh dengan senjata senjata yang dilontarkan dengan menggunakan TANK dan PANSER.

3. ARTILERI MEDAN ( ARMED )
Menyelengarakan bantuan tembakan dalam pertempuran dengan daya tembak meriam, roket dan rudal dari darat ke darat, membantu pasukan infanteri di belakang pasukan infanteri, menggempur musuk dengan menembkan senjata senjata lintas lengkung sesuai dengan sasaran yang ditunjukan oleh pasukan infanteri.

4. ARTILERI PERTAHANAN UDARA ( ARHANNUD )
Menyelenggarakan pertahanan udara, melindungi objek vital dan pasukan darat dengan menggunakan meriam dan rudal darat ke udara , dari serangan udara musuh.

5. ZENI
Menyelenggarakan konstruksi dan destruksi guna memperbesar daya gerak sendiri, memperkecil daya gerak musuh dan nubika pasif. ZENI dibagi menjadi dua yaitu ZIBANG dan ZIPUR , Zibang kepanjangan dari zeni bangunan bertugas untuk menyeleggarakan konstruksi bangunan dalam rangka membantu daya gerak psukan dalam medan tempur atau medan aman. ZIPUR kepanjangan dari Zeni Tempur bertugas menyelenggarakan destruksi dimedan pertempuran.

6. PERHUBUNGAN
Menyelenggarakan komunikasi, peperangan elektronika dan foto film militer.

7. PERALATAN
Menyelenggarakan pembinaan alat peralatan untuk mendukung tugas tugas TNI AD. tugas utama corp ini adalah menyediakan suku cadang alat perlengkapan TNIAD seperti suku cadang senjata TNI ad, juga bertugas untuk merawatnya.

8. PERBEKALAN DAN ANGKUTAN (BEKANG)
menyelenggarakan pembinaan perbekalan dan angkutan guna mendukung tugas tugas TNI AD.

9. KESEHATAN MILITER
Menyelenggarakan pembinaan kesehatan prajurit, PNS, keluarga TNI AD

10. POLISI MILITER
Menyelenggarakan pemeliharaan, penegakan disiplin, hukum dan tata tertib dilingkungan TNI angkatan darat.

11. AJUDAN JENDERAL
Menyelenggarakan pemeliharaan dan pengurusan administrasi personel, administrasi umum serta pemeliharaan moril dan kesejahteraan Prajurit TNI AD.

12. TOPOGRAFI
Menyelenggarakan pemyediaan dan penyajian informasi peta geografi dan medan.

13. HUKUM MILITER
Menyelenggarakan dukungan dan memberikan bantuan hukum dan perundang undangan.

14. KEUANGAN
Menyelenggarakan pengurusan anggaran dan pembiayaan pembukuan dan pertanggungjawaban , pencocokan dan penelitian serta pengendalian keuangan TNI AD.

KISAH PENDIDIKAN DASAR MILITER TNI episode ke 3

Salam sahabat untuk pembaca setia Blog saya….

Mohon maaf sekali karena setelah sekian lama saya baru bisa “ngoceh’’ lagi di halaman blog saya ini…

Beberapa postingan saya sebelumnya saya bercerita mengenai pendidikan dasar militer TNI episode satu dan episode dua, kali ini saya akan ngoceh lagi meneruskan cerita saya yang terputus kmarin…

Di postingan saya sebelumnya cerita saya sampai di upacara pembukaan pendidikan dasa militer khususnya TNI AD, setelah upacara dilaksanakan berarti sudah resmi kami menjadi anggota prajurit siswa TNI, dan sejak saat itu kami deberlakukan peraturan peraturan prajurit siswa, seperti hal nya kemana mana harus memakai helm siswa, setiap perpindahan tempat harus lari, tidak boleh membawa makanan atau minuman dan yang paling penting dilarang keras curi curi jajan di luar kesatrian komplek pendidikan, kalau samapai tahu…. hmmmmm bisa mampus dikerjain pelatih.

Setelah Upacara pembukaan selesai kami di tradisi selama 3 hari, sama hal nya seperti di SMA 3 hari pertama juga di tradisi, bedanya kalau di SMA / UNIVERSITAS namanya lebih dikenal OSPEC, tapi kalau di pendidikan TNI namanya pendidikan CANDRADIMUKA, tiga hari pertama ini lah moment moment yang sangat luar biasa tidak pernah terlupakan, karena saat saat itu macam macam perasaan benar benar tertumpuk menjadi satu, menyedihkan, menyakitkan, menegangkan, memilukan, menakutkan, mengerikan, menyenangkan, mengharukan, mengejutkan, mengkhawatirkan, dalan lain sebagainya pokoknya moment luar biasa bagi saya.

Karena masa transisi dari figur sipil menuju cover militer amat sangat banyak yang tidak saya mengerti, di hari pertama tradisi kami diperkenalkan lingkungan asrama kesatrian komplek pendidikan kami, diperkenalkan fungsi fungsi tiap komplek, dijelaskan rutinitas seorang prajurit siswa TNI, dll

Di hari pertama candradimuka banyak sekali kegiatan yang kami jalani,mulai dari pekenalan medan, perkenalan komplek, perkenalan lingkungan masyarakat DLL, sangat melelahkan untuk kami saat itu karena masa itu kami belum terbiasa mengikuti kegiatan seperti itu, fisik kami juga belum terlatih. Menjelang siang kami digiring ke dapur untuk persiapan makan siang.  Kami diperkenalkan rutinitas dan tatacara makan militer, super kaget dan super mengerikan, hehehe.. but its unbelieveble..pengalaman yang tak terlupakan… hehehehheee

Setelah seharian kami melaksanakan kegiatan tradisi malamnya juga masih ada kegiatan kegiatan menegangkan sekaligus menyenangkan.  Apalagi di tengah malam ada moment khusus yang mengerikan kan yang kadang kadang kalau saya ingat saya bikin ketawa ketawa sendiri  hehehe…  salah satu pengalaman yang bikin saya ketawa adalah saat malam ada pendadakan suara tembakan kami lari terbirit birit, saat saya lari tiba tiba bukkkkk saya kesandung dilapangan aspal tanganku berdarah banyak sakitnya luar biasa, aku terduduk di bawah tiang bendera meringins kesakitan tiba tiba kaget di bentak pelatih karena harusnya saya mencari persembunyian tapi malah duduk di bawah tiang bendera.  Satu lagi yang bikin saya gak bisa melupakan yaitu saat ada acara hanmars saya kebelet kencing dan gak bisa ketahan, karena saya gak berani laporan ijin kencing akhirnya saya kencing di celana karna kebetulan waktu itu juga kehujanan.. tapiiiiii malam hari nya….. ampuuunnnnnnn celanaku baunyaaa  gila gak nahan padahal baju nya itu tidak boleh ganti selama 3 hari tradisi candra dimuka. Gara gara kejadian itu sampai sekarang saya masih diejek sama teman saya ANDHIKA dengan sebutan celana pesing hahahhaah…..

setelah hari pertama smapai hari ketiga kami melaksanakan tradisi candradimuka diakhir acara kami melaksanakan upacara penutupan tradisi pendidikan dasar prajurit, dengan itu kami resmi menjadi seorang prasis atau PRAJURIT SISWA, dengan bersamaan ini pula kami harus siap mengikuti semua peraturan peraturan dan seluruh kegiatan yang harus dijalani kedepan,

Sahabat blog ku… mohon maaf sekali saya cut dulu ya cerita saya besok saya sambung lagi di episode ke-4, setelah tulisan ini sudah banyak dibaca dan dikomentari di menu komentar minimal 20 komentar baru saya buat lagi episode ke-4 nya

Salam sahabat….

KISAH PENDIDIKAN DASAR MILITER (Episode 2)

Salam sejahtera….

Hmm… setelah sekian lama Saya disibukan oleh kegiatan kegiatan di Markasku akhirnya ada waktu juga  saya untuk meluangkan waktu menarikan jemariku di atas keyboard laptop saya untuk memposting lagi ceritaku di Blog saya ini..

Setelah ada beberapa pesan masuk dari beberapa pembaca setia Blog saya ini yang berisi pertanyaan .. “ Kapan mau Posting cerita lagi di blog?? “ maka aku tulislah cerita terusan dari postingan saya sebelumnya , dalam postingan kali ini saya akan bercerita tentang Kisah pendidikan dasar Mililter episode 2

Dalam postingan saya yang lalu… saya ceritakan bahwa diawal masuk para Prajurit siswa dibagikan Kaporlap ( Perlengkapan perorangan lapangan ). Setelah semua terbagi kami dijelaskan apa fungsi kegunaan serta bagaimana cara pakai barang barang tersebut.. seperti contoh.. Veldples.. apa itu veldples.. tentu bagi kami yang pada saat itu masih sangat awam  pastinya bingung tidak mengerti apa itu veldples… veldples adalah tempat untuk air minum yang dibungkus dengan wadahnya dan dikaitkan dengan kopel… dalam masa masa seperti ini para Pembina/ pengasuh ataupun pelatih sangatlah berperan dalam mengajarkan serta membimbing kami…

setelah semua selesai… ada perasaan bangga dan haru sendiri.. untuk pertama kalinya kami memakai perlengkapan militer secara lengkap….. dari helm siswa.. baju celana loreng.. sepatu PDL.. kopel , draghriem , ransel , senjata garrand  dll …  hemmm inikah rasanya menjadi tentara.. heheh

lagu lagu militer dan lagu lagu kebangsaan satu persatu pelatih ajarkan kepada kami… merinding rasanya kala aku mendendangkan MARS TNI AD waktu itu… derap maju melangkah pasti Angkatan Darat putra pertiwi.. rela berkorban jiwa dan raga bayangkari Negara……… dst… hmmmm aku tentara??  Aku angkatan Darat? Perasaan macam macam jadi satu berkecamuk dihatiku waktu itu… bahagia sekali rasanya..

dum dum dum trass dum ting ting ting demm dem suara genderang berbunyi keras mengalunkan music music upacara pembukaan Pendidikan dasar militer…. Lewat upacara inilah secara resmi pendidikan dibuka…

panas sekali suasana pada saat itu.. haus sekali rasanya berjam jam kami berdiri ditengah teriknya matahari siang… disinilah kami di uji kuat kah mental kami untuk siap memasuki dunia baru..  mantap kah tekad kita untuk menjadi seorang tentara. Banyak yang jatuh tumbang dan minta untuk kembali ke orang tua dirumah… disinilah mental kami diuji…  dooooorrrrr ttarr tar tar tar dummmm dumm dorr tattataarrrr tatatatatar suara senapan dan TNT membombardir kami bau mesiu menusuk hidung kami… tiarap… gelegar gelegar TNT membuat kami takut mental kami ciut karena baru pertama kalinya kami mendengar suara senapan yang sebenarnya….   suara bom TNT yang kerasnya minta ampun…  dalam perasaan takut inilah kami berjuang untuk memulihkan mental.. terpintas dalam pikiranku rasa kangen sama ibu bapak adik dan saudara dirumah … begitu kontras perbedaan suasana saat itu dengan suasana pada 3 hari sebelumnya ketika dirumah…. 3 hari yang lalu kami masih tertawa ceria.. nonton tivi makan kue sama keluarga…  sekarang hmmm baru pertama kalinya kami bisa mengartikan apa itu arti sebenarnya rasa TAKUT… jawabanya adalah  kondisi saat itu.. takut  dengan kondisi,  takut dengan mental,  takut dengan waktu…  lutut gemetar..  ini nanti mau diapain?? Nanti sore diapain??  Trus nanti malam diapain ya?

Oh tuhan…. Kembalikan mental kami seperti saat kami lulus Pantukhir….

Para pembaca setia blog saya… postingan saya kali ini saya cut dulu ya.. saya mau kerja dulu…

Besok saya teruskan lagi di Episode yang ketiga… salam sejahtera

Tertanggal  10 November 2012

KISAH PENDIDIKAN DASAR MILITER ( episode 1 )

KISAH PENDIDIKAN DASAR MILITER

 

Salam sejahtera bagi para pengunjung sekaligus pembaca setia Blog ku..

Dalam Postingan ku kali ini aku akan bercerita tentang masa masa sulit yang sayalalui ketika ditempa untuk menjadi seorang prajurit tentara nasional indonesia,

Saya bilang masa masa sulit karena memang masa masa itu begitu sulit untuk dilewati. Tidak semua orang mampu melewati rintangan tempaan militer hanya orang orang yang yang bertekad bulat dan punya keteguhan untuk menjadi seorang tentara. Terbukti dari beberapa prajurit siswa banyak yang melarikan diri dari pendidikan dasar militer, hal tersebut karena mereka tidak punya kemauan dan keteguhan untuk menjadi seorang tentara. Prajurit Siswa adalah nama sebutan bagi calon calon tentara yang sedang dididik di Pusdik Militer untuk menjadi seoarng tentara aktif, setelah melewati seleksi seleksi pendaftaran calon TNI di akhir seleksi para calon siswa akan melaksanakan Sidang panitia penentuan akhir atau sering kita dengar PANTUKHIR, tahap inilah tahap penentu, panglima kodam akan hadir dalam sidang ini, calon siswa akan dilihat, hasil nilai seleksi dipadukan dengan postur tubuh calon prajurit siswa apakah layak untuk menjadi seoarang prajurit TNI ataukah tidak. Setelah dinyatakan lolos, baru calon siswa akan digiring menuju kawah candradimuka medan penempaan untuk menjadi seorang prajurit sejati, TAKUT adalah perasaan wajar yang akan dirasakan para calon siswa ketika memasuki gerbang gapura pusdik. Namun tak sedikit juga ada beberapa calon siswa justru senang dan merasa bangga ketika memasuki gapura kesatrian sekolah calon prajurit ini. Cita cita yang sangat di idam idam kan yang sangat diimpi impikan akhirnya bisa terwujud untuk Menjadi seorang prajurit tentara nasional indonesia. Pastinya begitu bahagia dan sangat membanggakan. Sama halnya saya waktu itu setelah 6 kali saya gagal mengikuti seleksi seleksi masuk TNI akhirnya bisa kesampaian juga saya menjadi seorang tentara.. sangat bahagia memang tapi disamping kebahagiaan itu ada sedikit kesedihan juga.. walaupun kesedihan itu satu banding sepuluh dibanding kebahagiaanya, kesedihan yang saya maksud tsb adalah sedih harus meninggalkan orang tua, pisah untuk sementara waktu… apalagi pacar… ahhh beraaat sekali rasanya untuk meninggalkan kekasih apalagi waktu itu aku baru saja satu bulan jadian sama pacarku. Wah perasaanku waktu itu campur aduk, tapi walau bagaimanapun harus dijalani, kuncinya adalah saling percaya dan saling setia heheehe… hari pertama masuk di kesatrian diksar prajurit ( kesatrian pendidikan dasar prajurit ) para prajurit siswa akan dibagikan kaporlap ( perlengkapan perorangan lapangan ) dan langsung dipakai setelah menerima kaporlap tersebut, pakaian pakaian asesoris sipil semuanya ditanggalkan, oh iya lupa sebelum masuk kesatrian diksar prajurit, semua calon siswa wajib gundul tak ada rambut tersisa, lucu rasanya kalau saya ingat waktu saya gundul dulu. setelah kaporlap dibagikan satu persatu perlengkapan militer dikenakan, mulanya para prajurit siswa gak ada yang bisa memakai perlengkapan tersebut maklumlah kami masih awam waktu, baju loreng, celana loreng, kaos loreng,sepatu PDL ,Draghriem, Kopel, Helm Siswa, Ransel, celana dalam, kaos kaki, semir , sikat semir, sepatu kat, dan perlengkapan lainya, pertama kali kami memakai sepatu PDL tentunya banyak dari kami yang tidak bisa, disitu ada pelatih yang membimbing kami menggunakan perlengkapan perlengkapan tersebut , bagiamana cara menali sepatu ala militer, bagaimana memasang kopel, bagaimana cara memasang dragriem. Bagaimana memasang draghriem ke kopel teerus dipasangkan ke ransel, semua diajarin sampai bisa, jangan kalian bayangkan kami diajarin seperti anak SMA ditunjukan diperagakan atau di didatangin satu persatu mana yang kurang jelas, sejak kami menginjakan kaki di tanah kesatrian candradimuka pendidikan dasar prajurit, kami sudah dituntut untuk menyesuaikan kehidupan militer, disiplin tegas rajin dan rapi, jadi gak ada diantara kami yang elek elek kan kami memperhatikan semua arahan pelatih sekali diarahkan kami harus tanggap dan sigap, setelah kami bisa memakai perlengkapan kami digiring menuju Barak tempat tidur, disana kami dibagi tempat tidur satu satu sesuai nomor urut helm yang kami terima, tugas kami selanjutnya adalah menata tempat tidur serapi mungkin menata barang barang perlengkapan di almari yang sudah ada disamping tempat tidur kami, oh… lega bisa tiduran.. eitss siapa bilang lega, enak sekali bilang lega, semudah itukah menjadi seorang prajurit siswa. Kegiatan masih berlanjut sampai tengah malam.. kegiatan kegiatan penuh kenangan yang tak akan pernah aku lupakan sepanjang hidupku… kenangan pertama masuk menjadi seorang tentara nasional indonesia. Hee cerita saya cut sampai disini dulu ya… dah malam ngantukk… ntar tak sambung lagi di kisah pendidikan dasar militer episode 2……

 

Salam

Adit setiawan

TABEL REMUNERASI

Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) diatur dalam Peraturan Presiden RI No. 72 Tahun 2010 tanggal 15 Desember 2010

 

 

remunerasi akan cair di awal tahun 2011 bulan januari

bangkit KOPRAL……. siap SERSANKU….

SIAP SERSANKU…!
26 Oktober 2009 7:35

 

 

 

 

siap sersanku..!

bara apiku telah mendidihkan nyaliku, aku telah berikrar atas nama bumi.. jangan ragukan lagi..

habis sudah tak ada lagi tersisa dijiwa, jangan lagi kaukatakan sebuah ranjang penuh cinta,

keangkuHAN iblis telah merenggut dengan paksa..

didepan mataku yang tak berdaya,

karna ragaku diikat dibawah todongan senjata,

liang lahat tak lagi membuat aku jerih.. darah dan air mata telah habis tertumpah..

mereka telah rampas semuanya hingga tiada tersisa..

siap sersanku..

kecemasanku telah sirna..

bersama raungan seluruh negeri, aku sudah kehabisan rasa takut..

tak ada lagi yang tersisa.

langkahku hanya satu.

MEREKA atau AKU yang mati…!

 

 

 

 

 

 

BANGKIT… KOPRAL…!!

26 Oktober 2009 7:21

 

 

 

 

bangkit…!

angkat senjatamu kopral..!

Kita adalah calon bangkai yang membusuk,

jangan Ragu untuk mati, mati untuk kehormatan

lihat wajah-wajah itu.. lihat mayat-mayat itu..

seandainya mayat itu hidup lagi,niscaya tak kau dengar keluhan putus asa..

kuserahkan jiwa ini hanya untuk selembar kain.

yang kuharap selamanya berkibar dilangit biru..

aku tak ingin begini kopral…! tapi haruslah begini

demi budak yang merintih terbelenggu bisu..

maka senapankulah yang berbicara memecah kebisuan itu..

tegakkan dadamu hai kopral…!

mimpi buruk belum berakir,akupun tak tau dimana aku terjaga

disebuah ranjang penuh cinta ataukah kesepian di liang lahat..

Berdiri dibelakangku.. kopral..!

dan jangan berhenti melangkah,

sebelum kupastikan MERAH PUTIH tegak dihadapanku..!

karya:

adit setiawan

aku sebagai prajurit siswa terbaik…..

alhamdulilah usahaku tidak sia sia

ini adalah copy paste artikel yang bersumber dari

seruu.com/militer-a-pertahanan/200-siswa-secata…/itemid-697 – Tembolok

www.facebook.com/pages/wwwseruucom/323781725037 – Tembolok – Mirip

Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV/Diponegoro Brigjend Muhamad Nizam melantik dan mengambil sumpah sebanyak 200 prajurit siswa Sekolah Calon Tamtama (Secata) TNI AD, pada upacara Penutupan Pendidikan (Tupdik) Sekolah Calon Tamtama (Secata) Praju…rit Karir (PK) TNI AD

Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV/Diponegoro Brigjend Muhamad Nizam melantik dan mengambil sumpah sebanyak 200 prajurit siswa Sekolah Calon Tamtama (Secata) TNI AD, pada upacara Penutupan Pendidikan (Tupdik) Sekolah Calon Tamtama (Secata) Praju…rit Karir (PK) TNI AD gelombang I tahap I TA 2010 di Lapangan Candradimuka Secata Gombong, Kebumen, (Jateng), Senin (20/9).

Brigjend TNI Muhamad Nizam saat membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Langgeng Sulistiyono berpesan kepada prajurit yang baru dilantik, agar mampu menyesuaikan diri dalam kehidupan sebagai prajurit. Mereka juga diminta giat berlatih, mentaati peraturan dan disiplin militer.

Jiwa kejuangan dan pengabdian total harus dimiliki agar menjadi prajurit sejati, handal, dan profesional. “Sebagai ujung tombak satuan, kalian harus terampil dan mahir olah keprajuritan, serta siap menjalankan tugas di mana pun,” ujar Muhamad Nizam.

Hadir pada upacara penutupan yang dikomandani Letkol (Inf) Arif Sujatmika yang juga Komandan Secata, antara lain wakil asisten, komandan satuan di jajaran Kodam IV/Diponegoro. Hadir Komandan Rindam IV/Diponegoro, Kolonel Jagar Naibaho, Danrem 072/Pamungkas Kolonel Kolonel CZI Soepeno. Hadir pula forum pimpinan daerah, Muspika Gombong, dan para orang tua prajurit siswa yang dilantik.

Pada kesempatan itu Kasdam juga memberikan tanda penghargaan kepada Prada Adit Setiawan asal Kecamatan Minggir, Sleman, DIY, sebagai prajurit berprestasi. Para prajurit yang sudah lulus dari tempaan selama lima bulan di Depo Pendidikan (Dodik) Secata tersebut selanjutnya akan melanjutkan pendidikan tahap II selama tiga bulan sesuai kecabangan masing-masing.

Adapun pembagian kecabangan berdasarkan bakat dan minat, yakni sebanyak 123 prajurit melanjutkan ke kecabangan Infantri (INF), 11 orang melanjutkan ke Kaveleri (KAV), 13 ke Armed (ARM), 12 prajurit ke Arhanud (ARH), 16 ke Zeni (CZI), 8 ke Perhubungan (CHB). Dua orang prajurit ke Keuangan (CKU), 4 prajurit ke Peralatan (CPL), 8 ke Perbekalan dan Angkutan (CBA) dan 3 prajurit melanjutkan kecabangan di Polisi Militer (CPM). Sementara untuk 10 besar lulusan terbaik melanjutkan ke kecabangan Infantri di Klaten.

Usai upacara penutupan, para prajurit memamerkan sejumlah atraksi mulai dari montenering dan bongkar pasang senjata dengan mata terbuka dan tertutup. Selain itu, para prajurit tersebut juga memperagakan teknik perang khusus yang membuat decak kagum para tamu undangan dan orang tua yang hadir.[py/sf]

Brigjend TNI Muhamad Nizam saat membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Langgeng Sulistiyono berpesan kepada prajurit yang baru dilantik, agar mampu menyesuaikan diri dalam kehidupan sebagai prajurit. Mereka juga diminta giat berlatih, mentaati peraturan dan disiplin militer.

Jiwa kejuangan dan pengabdian total harus dimiliki agar menjadi prajurit sejati, handal, dan profesional. “Sebagai ujung tombak satuan, kalian harus terampil dan mahir olah keprajuritan, serta siap menjalankan tugas di mana pun,” ujar Muhamad Nizam.

Hadir pada upacara penutupan yang dikomandani Letkol (Inf) Arif Sujatmika yang juga Komandan Secata, antara lain wakil asisten, komandan satuan di jajaran Kodam IV/Diponegoro. Hadir Komandan Rindam IV/Diponegoro, Kolonel Jagar Naibaho, Danrem 072/Pamungkas Kolonel Kolonel CZI Soepeno. Hadir pula forum pimpinan daerah, Muspika Gombong, dan para orang tua prajurit siswa yang dilantik.

Pada kesempatan itu Kasdam juga memberikan tanda penghargaan kepada Prada Adit Setiawan asal Kecamatan Minggir, Sleman, DIY, sebagai prajurit berprestasi. Para prajurit yang sudah lulus dari tempaan selama lima bulan di Depo Pendidikan (Dodik) Secata tersebut selanjutnya akan melanjutkan pendidikan tahap II selama tiga bulan sesuai kecabangan masing-masing.

Adapun pembagian kecabangan berdasarkan bakat dan minat, yakni sebanyak 123 prajurit melanjutkan ke kecabangan Infantri (INF), 11 orang melanjutkan ke Kaveleri (KAV), 13 ke Armed (ARM), 12 prajurit ke Arhanud (ARH), 16 ke Zeni (CZI), 8 ke Perhubungan (CHB). Dua orang prajurit ke Keuangan (CKU), 4 prajurit ke Peralatan (CPL), 8 ke Perbekalan dan Angkutan (CBA) dan 3 prajurit melanjutkan kecabangan di Polisi Militer (CPM). Sementara untuk 10 besar lulusan terbaik melanjutkan ke kecabangan Infantri di Klaten.

Usai upacara penutupan, para prajurit memamerkan sejumlah atraksi mulai dari montenering dan bongkar pasang senjata dengan mata terbuka dan tertutup. Selain itu, para prajurit tersebut juga memperagakan teknik perang khusus yang membuat decak kagum para tamu undangan dan orang tua yang hadir.[py/sf]

disitu aku memakai kalung samping kananku ayahku, kiriku ibuku…….

hsil jrih payahku ini aku apresiasikan untuk

ayahku…]

ibuku…

kakaku

adiku

letda.widanto..

danki danton danklas wadanklas dan semua pelatih

serta semua sahabat2

terimakasih semuanya karena berkat kalian aku bisa berhasill

adit setiawan

Baca cerita kisah pendidikan dasar militer DISINI

aku bisa jadi sang juara… prajurit siswa tni ad terbaik

dulu aku cuma bisa membayangkan
tiap kali aku menatap gambar yang aku pasang di layout komputerku…
gambar 4 orang taruna yang berdiri gagah dihadapan seorang presiden
berdiri di tengah2 podium upacara
dilihat ratusan pasang mata peserta upacara
menerima bintang adhimakayasa
sebuah penghargaan untuk para taruna taruna terbaik dan berprestasi…
tiap kali aku menatap gambar itu aku selalu berharap
dan berdoa agar aku bisa eperti mereka..
sangat membanggakan….
kini…
maha suci tuhan semesta alam…
tuhan telah mengabulkan doa ku yang slalu aku panjatkan kala itu…
suatu hal yang luar biasa bagiku
meskipun posisiku bukan sebagai taruna melainkan seorang prajurit siswa
aku bisa bisa sepertipara taruna yang ada digambar itu…
aku bisa berdiri gagah ditengah2 podium upacara
menerima 2 buah penghargaan yang sangat membanggakan bagiku…
pengharggan prajurit siswa terbaik bidang akademik
serta juara umum prajurit terbaik tup dik dasar prajurit….
kala itu batinku trenyuh… terharu..
tuhan telah berkenan dan mengijinkan aku berdiri ditempat itu..
hampir aku menangis saat aku buka ingatanku masa perjuanganku dulu…
bersusah payah aku berjuang
bersusah payah aku tabah dan tahan mengghadapi suatu kegagaln2 pahit
bersusah payah menhadapi cemoohan cemoohan orang…
dan kini kesusah payahanku itu telah ditawarkan atas apa yang aku peroleh saat ini…
aku begitu bersukur
karana perjuangan panjangku tidak sia sia…

aku menulis tulisan ini bukan maksud aku bersombong diri
aku cuma mau bercerita tentang sebuah perjuangan

untuk semua teman2ku….

berjuanglah karna perjuangan itu tidaklah sia sia

tni ad tentara

pelantikan tamtama tni ad 2010

 

juara umum prajurit siswa terbaik..

 

terima kasih ya alloh atas rahmat yang kau beri kan padaku

tentara nasional indonesia angkatan darat

kisah manis di pusdik ajen lembang bandung

pusdik ajen Lembang 29 Juli 2008,
Sebuah tempat dan waktu dimana akhir dari cerita ini terjadi. Dimana posisi kita saat itu berada di dalam 2 keadaan yang bisa dibilang sangat berlainan.

Yupz, keadaan dimana kita sedang berusaha merubah status kita sebagai warga sipil menjadi anggota militer.

Ehm, memang terdengar aneh, tapi itu nyata dan benar-benar terjadi pada kita.Tiga minggu sebelumnya kita berbondong-bondong dikirim dari berbagai penjuru Indonesia menuju satu tempat yaitu PUSDIK AJEN, Lembang, Bandung untuk mengikuti seleksi terahir dari seluruh rangkaian seleksi CATAR AKMIL TA 2008.

Dari berbagai penjuru kami datang untuk bersatu. Dari berbagai penjuru kami datang dengan membawa 1 misi yang sama.
Banyak pengalaman dan pelajaran yang kita dapatkan disana.

Ingatkah kau kawand ketika kita merapikan tempat tidur,

Ingatkah kau kawand ketika kita makan bersama,

Ingatkah kau kawand saat pepaya diatas kepala kita,

Ingatkah kau kawand pada yeal-yeal yang kita nyanyikan

Ingatkah kau kawand obat yang telah kau berikan pada ku saat aku

sakit,

Ingatkah kau kawand ketika kita mandi bersama,

Ingatkah kau kawand mars-mars TNI yang selalu kita dendangkan setiap saat,

Ingatkah kau kawand ketika kita harus menahan lapar karena korsa,

Ingatkah kau kawand ketika kita harus menahan letih karena korsa, dan

Ingatkah kau kawand ketika kita harus bersedih dan menangis melihat sodara kita gagal………///

Itulah pelajaran dan pengalaman yang tidak akan pernah kita dapatkan diluar sana. Hanya dalam tempo 3 minggu kita semua telah merasakan ikatan itu, ikatan nasionalis sebagai satu bangsa. Satu bangsa yang bangga akan keanekaragaman budaya daerah. Itulah kawand, sebuah pelajaran yang akan terus membekas dan tidak
akan pernah pudar ditelan waktu.

=> Kegagalan memang pahit, namun manis nya keberhasilan baru bisa kita rasakan jika kita pernah menelan pahitnya kegagalan. Paling tidak kita tahu, bahwa begitu cepatnya waktu berlalu untuk merubah semunya. Manusia berencana, namun pada akhirnya Tuhan lah yang menentukan.

010720084398

1_141719224l1_302090270l

PUSDIK AJEN menjadi saksi bagi kami bahwa masih banyaknya generasi muda yang memiliki rasa nasionalis dan patriotisme tarhadap tanah air.

Memiliki semangat tinggi untuk berlomba-lomba menjadi yang terbaik mempertahankan Kemerdekaan Negara Indonesia. Semoga mereka-mereka itulah yang terbaik.

Yang terbaik yang akan memberikan perubahan yang lebih baik terhadap Negara kita.

Menjadi tonggak Republik Indonesia agar Merah-Putih tetap berkibar di atas bumi Indonesia kita tercinta.

post by:

ex.ctar-akmil2008

ADIT SETIAWAN

420147/CATAR-AKMIL/2008

JOGJAKARTA

akmil-jlgatot-subroto

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.468 pengikut lainnya.